Thursday, 11 August 2011

Resensi Bukuku -Panduan Sukses Orang Indonesia di Jepang

Kali ini resensinya ditulis oleh Sinta Nisfuana yang dimuat dalam blognya http://www.jendelakumenatapdunia.blogspot.com
Makasih ya Sinta, atas resensinya
---------

Berita tsunami, bahkan menyebabkan kebocoran radiasi, di Jepang baru-baru ini cukup menimbulkan kegemparan di dunia. Banyak korban. Namun bukan Jepang, jika negaranya menjadi terpuruk. Jepang masih tetap bertindak tangkas mengatasi bencana. Masih teringat dalam sejarah bagaimana hebatnya kebangkitan Jepang walaupun saat itu Hirosima dan Nagasaki telah luluh lantak di bom oleh tentara sekutu. Sebagai negara yang rawan terjadi gempa, ternyata berdampak pada kehidupan masyarakatnya. Sikap pantang menyerah, disiplin dan pekerja keras inilah yang membuat negaranya tidak kenal lemah.

Jepang adalah negara yang minim dengan SDA. Hal tersebut tidak menciptakan kemunduran, malah membuat mereka harus memutar otak untuk keberlangsungan perekonomian. Hasilnya? Terlihat dari tingginya kreativitas dan kecerdasan masyarakat Jepang terutama di bidang industri karena mereka memprioritaskan penciptaan SDM yang berkualitas.
Banyaknya nilai positif, tidak begitu saja menghilangkan kenegatifan dari negara sakura ini. Aktivitas yang tinggi membuat penduduknya malas untuk menikah dan memiliki anak, hal ini berdampak pada jumlah penduduk yang mengalami penurunan. Dari sini muncul peraturan yang sangat menguntungkan bagi para ibu hamil yang melahirkan di Jepang, karena pemerintah Jepang menyediakan subsidi yang cukup besar bagi mereka. Selain itu ketatnya persaingan membuat tingkat bunuh diri semakin tinggi.

Sangat menarik bukan mengenal negeri Jepang dengan segala kehidupan, tradisi, semangat, etos kerja, kemasyarakatan, perayaan, bahkan keanehannya. Buku berjudul Panduan Sukses Orang Indonesia di Jepang mengenalkan pembaca pada seluk beluk negara Jepang yang sangat menarik, plus kepositifan karakter mereka. Bagi yang ingin ke Jepang? Peluang sangat terbuka, apalagi Jepang termasuk salah satu negara yang memberi berlimpah beasiswa. Mengingat kuantitas SDM mereka yang mulai menurun, mereka mulai membuka diri dengan kedatangan orang-orang asing ke negara mereka. Nah, buku ini sangat bisa dijadikan pegangan dari mulai mengurus paspor, visa, dan apa yang harus dilakukan ketika telah sampai di Jepang.

Penulis cukup detail dalam merinci segala persiapan keberangkatan dari mulai mengurus paspor dan visa, hingga mempersiapkan diri hidup di Jepang. Hanya saja, format penyampaiannya terasa sedikit membosankan bagi pembaca yang hanya ingin mengenal Jepang karena terlalu formal dan tektual. Mungkin akan lebih menarik jika poin tersebut disampaikan dengan tampilan layout yang lebih menarik. Pembaca yang berminat ke Jepang layak untuk mencari buku ini, karena selain isi lengkap juga terdapat peta rute transportasi yang akan sangat membantu bagi siapa pun yang ingin menjelajah negeri Sakura.




No comments:

Post a comment