Friday, 6 January 2012

[Serial Motivasi Menulis] Mengapa Aku Menulis

Dengan menulis saya merekam jejak-jejak pemahaman saya; mengikat ilmu, lalu melihatnya kembali untuk—sesekali—menertawakannya. Dan saat saya telah bisa menertawakan kebodohan saya beberapa waktu lalu yang tercermin dari tulisan saya ketika itu, saya jadi tahu, alhamdulillah saya telah mengalami sedikit kemajuan.
[Salim A.Fillah]


Dengan menulis, seseorang bisa berbicara dan menyampaikan proses pada puluhan ribu orang, bahkan ratusan ribu. Bisa menjangkau tempat-tempat yang jauh dan tidak terbayangkan. Bagi perempuan, profesi menulis membuat bisa tetap dekat dengan keluarga. Menulis juga bisa menjadi amal jariyah.
[Asma Nadia]

Dengan menulis, saya ingin dikenal. Saya yakin, setiap manusia punya kelebihan masing-masing.
[Hilman “Lupus” Hariwijaya]

Menulis adalah sebuah kebutuhan bagi saya. Ekspresi emosi dan merefresh pikiran. Karena kebutuhan, mau tak mau dalam kondisi apapun saya harus tetap menulis. Menulis juga cara saya untuk mengikat ilmu dan belajar
[Afifah Afra]

Sebelum memulai menulis, sebuah hal yang NISCAYA kita lakukan untuk benar-benar meluruskan MOTIVASI kita, membenahi NIAT kita. Karena inilah yang akan menjadi bahan bakar kita ketika melalui proses menjadi penulis
Mengapa?
1. Sebab menulis adalah BERJUANG [Putu Wijaya]
Berjuang mengalahkan kemalasannya sendiri, mengatasi kelemahannya, berjuang mendisiplinkan diri, berjuang mencari data dan bahan referensi, dan seterusnya. Termasuk BERJUANG mengatasi berbagai EMOSI dan PERASAAN yang mungkin muncul saat menjalani proses sebagai penulis.
Menekan rasa bangga diri ketika mulai muncul, menghalau perasaan kecewa ketika mencuat, mengatasi perasaan iri ketika ia meracuni. Ingat! Motivasi awal kita menulis akan memengaruhi kebersihan dan kekuatan perjuangan kita.

2. Sebab menulis adalah PERPADUAN KEKUATAN AKAL, KEKUATAN FISIK, KEKUATAN TEKAD
Akal harus kuat, sebab menulis adalah menuangkan isi pikiran kita. Tak akan bisa memberi siapa yang tidak mempunyai. Karena itu, seorang penulis harus mempunyai sesuatu dulu. Apa yang harus dipunyai seorang penulis? Ilmu, data, fakta, kekayaan imajinasi, ratusan solusi.
Fisik harus kuat. Bisa dibayangkan berapa jam seorang penulis harus duduk di depan komputer? Jika tak pandai memanajemen diri, maka hasilnya tubuh akan tumbang.
Tekad harus kuat. Kuat saat akan memulai, kuat saat proses menulis, kuat juga saat menunggu tulisan lahir dan dinikmati pembaca. Kuat dengan pujian, pun kuat dengan kritikan

3. Sebab menulis adalah menanam POHON AMAL
Menulis adalah upaya kita untuk menanam amal jariyah. Maka, motivasi menulis harus benar-benar lurus sejak awal, proses hingga ke ujungnya

Selamat menulis semua^^

No comments:

Post a comment